PLANET BIRU

bumiKu buka jendela dipagi hari ini, Ku hirup udara di pagi ini, Ku tatap mega biru yang sangat anggun, tapi tidak hari ini yang kurasakan hampa, penggap,gersang,kesal,benci. Alam yang biasa ramah menyapa pagi yang menyejukan organ di dalam tubuh ini, tidak saat ini semua telah berubah, semua hilang. Jakarta telah penggap oleh keangkuhan insan manusia yang tidak lagi menghargai alam Jakarta ini, makin hari kian tak teratur iklim ini, benci ku rasakan dengan situasi saat ini,beramai-ramai para produsen berlomba-lomba mengluarkan sesuatu yang baru tanpa kita sadari kita telah tertipu. Kita telah kehilangan sesuatu yang berharga,inti,vital dalam kelangsungan hidup mahluk pengisi planet biru ini. Bodoh memang bodoh kenapa kita tak menyadarinya, kenapa kita gampang tergiur akan teknologi yang akan merusak, menghancurkan planet biru ini.

salam dari kami PLANET BIRU

LINUS TORVALDS part II

linusTorvalds tahu resikonya mengunakan sistem GPL. Dia tidak akan mendapatkan unga banyak. Namun, dia berfikir bahwa dengan begitu akan banyak programmer dari seluruh dunia tertarik dan antusias untuk membantu linux membangun embrio sistem operasi tersebut. Bisa ditebak popularitas OS linux berkembang pesat.

Tahun demi tahun, korporasi besar menyadari akan pentingnya linux. Mereka menganggap perlu ada pesaing Micrisoft Windows. Mulai dari Oracle,Intel,Netscape,Corel pun mengungkapkan keinginanya mendukung linux. Hingga kemudian,Apache,webserver graisan yang sangat sukses dipasaran,mendukung sistem operasi linux.

Penggiat teknologi informasi menganggap Torvalds merupakan pahlawan. Dia sangat kontras dibandingkan Bill Gates. Betapa tidak, jika Bill Gates membuat OS untuk di jual dan menjadi kaya raya, dengan kata lain sangat berorintasi bisnis,maka Torvalds adalah kebalikannya.Trovalds tetap hidup dalam ke sederhanan karena OS buatanya digunakan secara cuma-cuma oleh siapapun yan membutuhkannya. Menurut Trovalds,apa yang dilakukan hanyalah untuk berbagi. Prinsip berbagi kepada sesama sangat diterapakannya.

Namun, seperti kata pepatah,rezeki memang tidak akan lari kemana-mana. Trovalds mendapatkan saham dari RedHat dan VA Linux (perusahaan pembuat Lnux untuk kalangan perusahaan). Ketika RedHat dan VA Linux (kini berubah nama menjadi VA Software)gopublic,nilai saham Linus dikedua perusahaan tersebut membengkak. Mendadak Linus Trovalds pun menjadi orang kaya raya.

Ketika Trovalds membagi-bagikan code sumber(source code) kernel Linux seukuran cakram via internet pada tahun 1991,dia menduga bahwa apa yang dimulainya melahirkan sebuah bisnis bernilai miliaran dollar dikemudian hari. Kini Linux mampu mengembangkan ke dalam server,komputer desktop,table PC,PDA,handphone,GPS,robot,mobil,hingga pesawat ulangaling buatan NASA.

Hingga kini lebih dari 20% pangsa pasar dekstop diseluruh dunia mengunakan Linux jauh diatas Machintosh dan terus mengejar desktop Windows. Kemudian lebih dari 12,7% server diseluruh dunia mengunakan Linux, jauh diatas UNIX,BSD,Solaris,dan terus meningkat mengerus pangsa pasar server Microsoft. Saat ini Linus meninggalkan posisi menjanjikan diperusahaan semikonduktor Transmeta

dan tinggal bersama istri dan tiga anaknya disebuah bukit didesa Portland, Oregon,USA,berdekatan dengan markas Open Source Development Laps.

Menanggapi kesuksesanya? Trovalds menganggap bahwa dia menghindari rencana jangka panjang.”Saya selau berfikir easy going dengan segala sesuatu yang baru. saya tidak berfikir sebelumnya saya menghadapi permasalahan itu,” paparnya. satu hal yang ada difikirannya adalah membuat Linux selalu lebih baik dan lebih baik lagi.

Trovalds pun selalu bangga bisa menciptakan jutawan baru dari Linux. Mulai dari  RedHat,Suse,Debian,Mandriva,Ubuntu,dan banyak lagi penguna perantik lunak open source yang meraih keuntungan besar dari Linux.

Baru-baru ini Trovalds merilis Linux 2.6.30 kernel. Dia menyebutkan varian tersebut mampu menutupi kekurangan yang ada pada produk sebelumnya adalah adanya FASTBOOT, jadinya ada mekanisme untuk mempercepat proses operasianalnya.

“Saya yakin bahwa kita lupa akan sesuatu yang lain. Saya mengetahui bahwa kita memiliki beberapa hal terlupakan,”ungkap Trovaldsseperti dikutipakan dari SYS-CON media.”Kita berusaha menutupi kekurangan tersebut dengan varian baru yang lebih baik,” imbuhnya. Linux 2.6.30 dirilis untuk mengantikan Linux 2.6.29 yang baru dikeluarkan beberapa bulan.

LinUs TorvaLds parT I

SiapA Sie sbEnerNya TorValdrS…….????!!!!! mungkiN naMa niE dAh gK asInG lg BuaT Qt yang HobbY maiNIn SoftWare.Dy DiLaHirKan di HelsinKi finlanDia aKhir Akhir taHun 1969. TorValdrs KeCil Yang MengGemarI KompuTer BoSen N FrustrasI deNGan ProGram2 KompUter yaNg adA. DaRi ItuLaH yang MemiCu SemaNGat Linus Untuk MembUat SeNdiRi ProgRam KOmPuteRNya. Dy LaHir DarI KaLangaN keLuarGa JurNalis Namun Dy MamPu menGebrakrak Dunia TeKNologi DeNGan PeruBahan BeSar. SemulaNya BerMula PAda TahuN 1988, KetikA Itu TorvaldrS Kuliah di UniverSity of HelsinKi dG JuruSan Ilmu KomPuter.Di Masa PerKuliahannYa Mshiswa d sana umuM nya menggUnakan Minix.
Minix MeruPakan BuataN sIstem OperAsi yaANg diBuat aNdrew tannenBaum.Dy Ini SalaH saTu DoseN liNus yanG mengGunakaN Minix Sebagai alAt belaJar Mengajar. Jiwa Pemberontaknya mulai munCul.Torvaldrs Tidak menYukaI SisTem KOmpUteR TerSeBut.TaK HaNya KeCewa, Dy pUn mEmuTar oTak untuk MenCari Solusi Untuk MenghAsilkan Sistem OperatIOnaL KompUter yang LebIH bagus dibandiNgkan MiniX.
HingGa 1991 saaT MasiH diBangKu KuliAh, LinuS memBeli IBM Compatible PC pRosessor InteL 386. SayAngnYa, Torvalds tiDak Puas DeNGan SisTem OpeRation Msdos DalAm Pc TerSebUt.
KetiKa Itu,Ia bErfiKir BahWa sisTem TiDaK mengiKuti PErkemBangan Yang PesaWat Seperti PeraNgkat KEraSnya. Msdos Itu juGa dirasaKan Tidak dapat Memanfaatkan Seluruh KemapuaN chip 386. Dy laLu bErniaT menGantikan Sistem Operasi PC terSebut. Dy pun bErkonSnetraSi paDa proYek PembUatan Os.HinGga pada agustuS 1991, toRvalds menGumumkan OS buatannYa keForum PengGuna Minix.Tujuan Adlah Untuk di Uji Coba Oleh ReKAn2nya sesama PenggunA miniX.SebUlan Kemudian Ia bErhasil menyeleSaikan versi awaL dan Versi ResMi pertama Os torvalds. AwalnYa ia IngIn menaMakan os nya Dengan NAma freax,combinasi dari Free, freax,dan MiniX namun akirnya ia MemIlih Linux yang MerupakAn siNgkatan dari Linus Minix,ToRvalds memutuskan UnuK menyeBarkan Linus dari Lisensi GNU (General Public Licence), GPL.
DeNgaN GPL, orang BebaS MEmpelajarI, MenguNakaN,meModifiKasikan dan mendistrubUsikaN peraNgkaT LUnak yang BerSanGkuTan SyaRatnYA, SourceCode or Kode PRogam asLi daRi perantik Lunak TerseBut Hari boleH digunaKAn Cuma2.

kaka w

kaka w

Anak Jakate yang ciptain komputer terkecil

12Apa yang anda lakukan dengan computer seharga USD 40 (Rp 400.000) yang berukuran mini? Boleh jadi sebagian orang bingung menjawab pertanyaan itu. Namun alat itulah yang diciptakan Sehat Sutardja, 48.
Sutardja mengerahkan ribuan pakar diperusahaannya, Marvell Technology Group, untuk menciptakan computer terkecil dan termurah didunia. Bentuk computer itu hanya sebesar kotak adaptor laptop yang labngsung dimasukan ke dalam colokan listrik. Memang, tidak ada layer monitor yang menempel ke”computer colok” tersebut karena itu semacam CPU super canggih yang akan menghubungkan semua fasilitas computer secara nirkabel, termasuk peralatan rumah tangga lain. Di dalam kotak mungil itu tersimpan chip Marvell berkekuatan  1,2 gigahertz yang menjalankan fungsi  layaknyan prosesor computer umumnya  dan menjalankan sistem operasi linux.
“Di dalam computer itu tidak terlalu rumit,” tutur Sutardja yang dilahirkan diJakarta itu kepada new york time. Menurut CEO Marvell TIU, didalam computer colok itu hanya ada beberapa chip dan sangat hemat energi karena listrik yang digunakannya hanya sebesar yang digunakanuntuk mengisi baterai telepon seluler.
Sutardja menambahkan, karena computer itu mengunakan chip yang didesain untuk telepon seluler, listrik yang digunakan pun jauh lebih irit daripada chip computer lainnya. Ini  tentu menjadikan computer mini tersebut sangat ramah lingkungan, tatkala persedian energi global menipis.
Setelah 13 tahun membangun Marvell Technology Group, sutardja berhasil membawa perusahaanya sebagai pemain utama dalam industri semikonduktor dunia. Penjualan tahunnya mencapai lebih dari USD 2 miliar pertahun. Perusahaanyalah yang selam ini banyak memproduksi prosesor mikro yang mengontrol harddisk dan penyuplai chip untuk telepon seluler diberbagai perusahaan multinasional.
Kini computer terkecil didunia  ciptaan sutardja diperkirakan menjadi revolusi didunia teknologi informasi. Sutardja berharap para penguna computer dirumah-rumah seluruh penjuru dunia  bakal tertarik membeli produknya karena merupakan kombinasi antara perantik lunak open-source dan berbagai chip berkekuatan hebat  dengan harga yang “sangat” murah “sekali”.
Computer colok npertama didunia itu dapat dihubungkan dengan sebuah hard drive sebesar USB. Kemudian, computer itulah yang akan memungkinkan anda melakukan berbagai aktivitas dengan internet. “Ini menciptakan pusat data yang cerdas untuk dirumah,” papar sutardja yang saudara kandungnya, Pantas Sutardja turut menjadi pendiri Marvell.
Ketertarikan Sutardja pada barang-barang elektronik muncul sejak usia dini. Pada saat usia 12 tahun dan tinggal di Jakarta,  dia suka membongkar radio. Dia juga suka bermain-main dengan pengatur daya listrik. Sejak kecil dia bermimpi mendesain dan membuat peralatan elektroniknya sendiri.
Melihat gelagat itu, orang tua Sutardja awalnya tidak terlalu mendukung. Mereka mengira putra sulungnya hanya akan menjadi tukang reparasi televise. “Mereka ingin saya menjadi dokter,” papar Sutardja.
Meski lahir dan tumbuh di Jakarta, dia banyak menghisap hidupnya di Amerika Serikat setelah menyelasaikan pendidikan SMA. Dia meraih gelar sarjana Teknik Elektrik dari Iowa  State University dan menyabet gelar Master of Science serta PhD dibidang elektrik dan ilmu computer dari University of California, Berkeley.
Pada 2007, majalah forbes memasukan dalam daftar miliarder dunia dengan kekayaan bersih sebesar USD 1 miliar. Ini menjadikan masuk dalam klub eksklusif miliader dunia untuk pertama kalinya.
SEHAT SUTARDJA, PENDIRI DAN CEO MARVELL TECHNOLOGY GROUP

KTP GANDA

ktp2Sebagaimana musibah atau bencana pada umumnya, ledakan bom di hotel JW Mariott dan Ritz Carlton baru-baru ini mendorong lahirnya seribu satu harapan. Beberapa diantaranya bersifat ‘ berandai-andai’ atau semacam harapan yang jauh lebih dekat dengan impian. Sekalipun kata orang, itu tak bakal mengubah keadaan yang telah terjadi, sejauh ‘pengandaian’ tersebut barsifat posistif dan mendorong terjadinya perbaikan dimasyarakat kita, rasanya sah-sah saja kita ungkapkan. Salah satu impian yang kita harapkan kelak bisa menjadi kenyataan adalah andaikata kita memiliki dan memberlakukan system indetitas tunggal, barang kali aksi terorisme semacam ledakan bom tidak terjadi semudah sekarang. Kalaupun terjadi, polisi tidak sebegitu kelimpungan menelistik indetitas korban atau melacak indetitas tersangka. Peledakan bom dikedua hotel berbintang lima itu, disinyalirkan diawali dengan pengunaan KTP palsu oleh salah satu pelaku untuk check in di kamar 1808 Hotel JW Marriott. Dari bukti-bukti yang ada, bom diperkirakan dirakit dikamar itu. Bahkan beberapa saat setelah terjadi ledakan, polisi menemukan bom rakitan lain dalam kondisi aktif dikamar tersebut. Kesulitan polisi menangkap Noordin m. Top, buronan yang paling top kasus terorisme di Indonesia, sedikit juga banyak dipengaruhi oleh tidak adanya system indetitas tunggal. Bukan rahasia, membuat KTP didaerah manapun di negeri ini, semudah membalikan telapak tangan. Di Jakarta dan sekitarnya, cukup dengan Rp 100 ribu, KTP yang dimaui dalam beberapa hari sudah jadi. Di daerah-daerah, mungkin malah lebih murah . KTP sesungguhnya hanyalah satu bagian dari system identitas tunggal yang berlaku secara nasional. Sayangnya, hinggga hari ini itupun belum kita punya. UU plus ancaman serius diatas kertas sudah ada, tapi KTP Nasional sejauh ini masih jadi wancana. Konon sekalipun uji coba telah dijalankan dibeberapa kota besar, tapi proyeknya masih jadi rebutan banyak pihak. Padahal Negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, beberapa tahun lalu sudah mulai memberlakukan system identitas tunggal. System ini tak Cuma berisi data identitas seorang warga negera seperti tercantum pada KTP, melainkan mencantumkan golongan darah, kode sidik jari, kode DNA. Data identitas itu terkoneksi secara Nasional dengan data di SIM, paspor, pajak, bahkan kartu kredit dan rekening Bank. Tak mudah, misalnya memalsukan salah satu kartu identitas karena begitu di croos check dengan identitas lain tidak cocok. Akses pengecekan bisa dilakukan mengunakan computer yang terkoneksi jaringan data kependudukan. Mulai system identitas tunggal, sesungguhnya banyak hal yang dihemat. Pemutakhiran data pendudukan, seperti dalam sensus dan pembuatan data pemilih pada pilkada atau pemilu, data wajib pajak, dan sebagainya tidak perlu dilakukan secara terpisah dalam bentuk proyek-proyek Nasional. Cukup dengan mewajibkan setiap warga Negara untuk melaporkan kelahiran, kematian, dan pindah alamat. Pertanyaannya, mengapa sesuatu yang memberi manfaat besar semacam system identitas tunggal, hingga kini masih jauh belum diberlakukan di Negeri kita.????????$#@@#%$%^

166 pulau terancam hilang

peta-indonesia21“Dari 419 pulau – pulau terluar di propinsi sumut, sebanykak 250 pulau (60%) Sudah kita beri nama. Sisanya sekitar 166 pulau belum. Ini akibat kekurangan dana, ujar seketaris daerah Sumatra utara (sumut) RE Nainggolan saat melakukan pertemuan dengan Dupati Daerah Pertahanan Nasional (Wantannas) Irjen Pol Firman Gani bersama anggota timnya Brigjen TNI Endang Sutrisno dan Kolonel Laut Gatit dikantor gubernur Sumut, Medan kemarin. Menurut RE Nainggolan, salah satu upaya menjamin ratusan pulau itu tetap berada dipangkuan NKRI adalah dengan memasang tiang bendera (show the flag), mendirikan dermaga dan mendorong warga menetap di pulau itu. “bisa juga memberi tnda lasinnyan diatas pulaau itu. Tanda itu bisa menjadi bukti kalau pulau itu milik Indonesia,”ujarnya. Sebenarnya tiga tahun lalu, Pemprov Sumut telah membuat surat resmi kedapartemen terkait di Jakaarta untuk menyelesaikan masalah tersebut. Salah satu isi surat itu memohon bantuan ke pada pemerintah pusat agar megucurkan dana untuk menjaga ratusan pulau terluar di Sumut tersebut. “Surat permohonan bantuan dana secara resmi sudah disampaikan. Tetapi, sampai kini belum bulum ada realisasinya,” ungkapnya. Mantan Bupati Tapanuli Utara ini mengakui, sebagaian besar pulau diperairan Sumut yang belum diberi nama tersebut tersebar di Kepulauan Nias. Bahkan ada 19 pulau terluar lainnya, seperti Nipah, Rondo, Berhala, Mianggas, dan Talau yang paling rawan diklaim Negara tetangga. Ini karena geografis semua pulau itu berdekatan langsung dengan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) perairan Negara tetangga, seperti Malaysia, singapura, Thailand, dan kepulauan Andaman (India). “Kita pernah memberi solusi agar aparat TNI – AL disiagakan dipulau – pulau ituminimal tiga bulan sekali. Hal ini berdampoak positif kepada masyarakat agar menghuni pulautersebut,”bebernya. Menanggapi masukan itu, Deputi Pertahanan Nasional (Wantannas) Irjen Pol Firman Gani berjanji akan melaporkan hasil kuesioner tersebut ke ketua Wantannas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selain melapor, pihaknya akan memprogramkan di pulau – pualu terluar itu membangun sejumlah sarana dan prasarana, seperti pembangkit tenaga listrik diesel, fasalitas air bersih, dan telekomunikasi. “Ini diayakini akan menarik minat masyarakat untuk tinggal di pulau itu ,” kata Firman. Hal senada ditambahkan anggota tim Wantannas Kolonel Laut Gatot. Menurut dia mengadakan sarana dan prasarana di sejuumlah pulau terluar“Dari 419 pulau – pulau terluar di propinsi sumut, sebanykak 250 pulau (60%) Sudah kita beri nama. Sisanya sekitar 166 pulau belum. Ini akibat kekurangan dana, ujar seketaris daerah Sumatra utara (sumut) RE Nainggolan saat melakukan pertemuan dengan Dupati Daerah Pertahanan Nasional (Wantannas) Irjen Pol Firman Gani bersama anggota timnya Brigjen TNI Endang Sutrisno dan Kolonel Laut Gatit dikantor gubernur Sumut, Medan kemarin. Menurut RE Nainggolan, salah satu upaya menjamin ratusan pulau itu tetap berada dipangkuan NKRI adalah dengan memasang tiang bendera (show the flag), mendirikan dermaga dan mendorong warga menetap di pulau itu. “bisa juga memberi tnda lasinnyan diatas pulaau itu. Tanda itu bisa menjadi bukti kalau pulau itu milik Indonesia,”ujarnya. Sebenarnya tiga tahun lalu, Pemprov Sumut telah membuat surat resmi kedapartemen terkait di Jakaarta untuk menyelesaikan masalah tersebut. Salah satu isi surat itu memohon bantuan ke pada pemerintah pusat agar megucurkan dana untuk menjaga ratusan pulau terluar di Sumut tersebut. “Surat permohonan bantuan dana secara resmi sudah disampaikan. Tetapi, sampai kini belum bulum ada realisasinya,” ungkapnya. Mantan Bupati Tapanuli Utara ini mengakui, sebagaian besar pulau diperairan Sumut yang belum diberi nama tersebut tersebar di Kepulauan Nias. Bahkan ada 19 pulau terluar lainnya, seperti Nipah, Rondo, Berhala, Mianggas, dan Talau yang paling rawan diklaim Negara tetangga. Ini karena geografis semua pulau itu berdekatan langsung dengan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) perairan Negara tetangga, seperti Malaysia, singapura, Thailand, dan kepulauan Andaman (India). “Kita pernah memberi solusi agar aparat TNI – AL disiagakan dipulau – pulau ituminimal tiga bulan sekali. Hal ini berdampoak positif kepada masyarakat agar menghuni pulautersebut,”bebernya. Menanggapi masukan itu, Deputi Pertahanan Nasional (Wantannas) Irjen Pol Firman Gani berjanji akan melaporkan hasil kuesioner tersebut ke ketua Wantannas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selain melapor, pihaknya akan memprogramkan di pulau – pualu terluar itu membangun sejumlah sarana dan prasarana, seperti pembangkit tenaga listrik diesel, fasalitas air bersih, dan telekomunikasi. “Ini diayakini akan menarik minat masyarakat untuk tinggal di pulau itu ,” kata Firman. Hal senada ditambahkan anggota tim Wantannas Kolonel Laut Gatot. Menurut dia mengadakan sarana dan prasarana di sejuumlah pulau terluar itu, khususnya di Selat Malaka, juga efektif untuk menghindari pulau itu dijadikan sarang perampok dank e giatan criminal lainnya. “Kita tahulah, Selat Malaka itu merupakan jalur pelayaran padat. Sehingga kriminilitas disan cukup tinggi. Mengadakan saran dan prasarana dipulau terluar itu sangat vital untuk menghindari nelayan kita kita menjadi sasaran kriminalitas,”ujarnya.. itu, khususnya di Selat Malaka, juga efektif untuk menghindari pulau itu dijadikan sarang perampok dank e giatan criminal lainnya. “Kita tahulah, Selat Malaka itu merupakan jalur pelayaran padat. Sehingga kriminilitas disan cukup tinggi. Mengadakan saran dan prasarana dipulau terluar itu sangat vital untuk menghindari nelayan kita kita menjadi sasaran kriminalitas,”ujarnya..

ter……..

ku merasakan keanehan dalam tatapanya yang tatapan-melankolis
Penuh dengan misteri,penuh pertanyaan
Instingku kembali mengganggu jiwa ku yang rapuh
Kembali ku memohon ja..ngan…..ja….ngan dia
Entah apa yang mengganggu jiwaku
Tapi ku merasakan ketakutan yang luar biasa
Ketakutan kehilangan dengan tatapan itu
Yang begitu sempurna begitu indah dan …..maha
Ku coba lanjutkan langkahku yang terasa berat
Satu….,dua…. Tiga…,empat….,lima meter tanpa menoleh kebelakang
Dan instingku memberi jawaban
Tak dapat lagi ku melihat
Merasakan pada indahnya tatapan itu
Walaupun hanya beberapa detik ku merasakan keabadian
Yang terpancar di matamu yang maha sempurnaTerbangun oleh mimpi indah
Terdengar suara dengan tinggi rendah volume
Ricuh, panic, bagaikan musuh berhasil masuk dibenteng yang rapuh
Sabetan pecut langit menciutkan nyali
Kisuh, cemas bertanya-tanya apa yang terjadi
Dibawah langit-langit batang kayu yang tak beraturan
Ku coba merabah dimana kawananku
Terdengar ucapan yang tak asing dengan gelombang nada yang rada-rada berat
Kkkkeekeeluuuaaarr……..ceeeeeppppaaatttt
Memerintahkan penghuni rumah rapuh tua
Tanpa fakir tanpa Tanya
Kosonglah rumah tua itu
Ku tertinggal dalam ketakutan yang mendalam
Insting naluriku terkontak dengan alam bawah sadar
Ja…ngan……..ja…ngan itu tak boleh terjadi
Jerit hati memohon
Tertatap,terdiam,termenung, begitu damai,tentram tak terdengar lagi suara bising itu
Dia saat bola mata ku bertemu apda titik focus yang akurat
Sedetik,semenit
Dan ku yakin kita kan bartemu lagi……..nanti

MODERNISASI POS MENUJU THE REAL COMPANY

posindonesiaUsaha mewujudkan pos Indonesia “The Real Network Company” bukan tanpa alasasan. Data tahun 2003 mengungkap titik layanan yang dimiliki perusahan terdiri atas 3601 kantor pos, 3641 unit pelayanan pos bergerak, dan 23.826 titik layanan lainnya. Semua titik layanan ini pada masa lalu  telah terhubung dalam satu sistim jaringan pelayanan perposan tak mengherankan bila Bill Gates pun meyakini bahwa pos Indonesia merupakan kekuatan penting Indonesia dalam membangun masyarakat informasi. “One solution for building indonesia’s information community is by using post outlet as information kiosk”, ungkap pendiri Microsoft corp, ini pada Empowerment 2001 summit di singapura 1998.
Banyak hal yang dicapai pada masa kini, yamg memaknai pencapaian prestasi generasi terdahulu. Contoh diterapkannya teknologi Systim Online Payment Point (SOPP) dalam pelayanan keuangan. Teknologi berbasis ICT membuka horizon baru lini bisnis weselpos dan giro pos yang memungkinkan kosumen melakukan transaksi keuangan secara instan. Moderisasi juga dicerminkan melalui proses reinventing bisnis dengan membangun sejumlah Strategic Business Unit (SBU) dan anak perusahaan seperti Admail Pos dan Pos Logistik.
Memasuki tahun 2005 transformasi bisnis pos melaju dengan serangkaian penyempurnaan atas proses moderasi ini dibawah payung strategi yang disebut 3G (good place to work, good place to shop, and good place to invest). Tepat pada pertengahan tahun 2008 jajaran direksi dilengkapi oleh seorang wakil Direktur Utama, yakin I Ketut Mardjana yang ditunjuk Meneg BUMN sebagai wakil direktur utama PT Pos Indonesia. Kehadiran Mardjana sangat terasa membawa perubahan, dan kini modernisasi pos sedang membawa semangat pos Indonesia.
Tiga hal yang menandai proses modernisaai pos pada priode ini adalah Physical Evidence, Operational Excellence, dan Service Exellence. Ketiga hal tersebut diikat dalam satu program kampanye yang diberi nama “Ayo ke kantor pos” dan digulirkan pada sejak tahun 2008. tepatnya pada Ultah ke 14 PT Pos Indonesia, kampanye tersebut dilengkapi dengan icon GesIT pada tanggal 25 juni 2009 di Kantor Pos Surabaya dilakukan  Grand Launching Ayo ke kantor pos yang peresmiannya dilakukan oleh menteri negar BUMN.
Modernisasi setidaknya tercermin dari bukti – bukti fisik yang kasat mata dan dapat diapresiasi oleh puplik secara luas dan terbuka. Dalam kaarangan inilah. Dilakukan pembenahan kantor pos agar tampil lebih nyaman dan akrab dengan konsumennya. Termasuk pos Indonesia membangun identitas korporat yang baru. Melalai lolmba merancang logo baru PT  Pos Indonesia yang dilakukan  bulan November – Desember 2008. logo baru ini akan menjadi penanda paling sentral dari physical evindence proses moderniosasi yang tenggah terjadi pada pos Indonesia.POS2
Operational excellence (operasi bisnis prima) merupakan hal yang tak kalah pentingnya dalam proses modernisasi pos Oprational  excellence diwujutkan melalui  sistim aplikasi Track and Tace berbasis teknologi informasi sehingga konsumen dapat memonitor pergerakan kiriman pos.     Dibidang lain, teknologi ICT telah megubah lau lintas uang dalam dan luar negeri dengan sistim transferdalm hitungan detik. ICT pula yang telah membuat publik bisa membeli tiket pesawat dan kereta api dikantor – kantor pos terdekat. Langkah tersebut digelar dalm rangka membangun operasi bisnis yang mampu mewujudkan standar operasi yang ekselen.
Service exellance (pelayanan prima) merupaka strategi ketiga yang pada tahun – tahun terakhir mendapat perhatian segenap jajaran perusahaan. I Ketut Mardjana, Wakil Direktur Utama  pos Indonesia, menyatakan bahwa sebagai corporate  yang bergerak dibidang services masalah pelayanan prima itu tidak bisa diabaikan. Daam konteeks itu mak yang pertama diperhatikan  adalah memodernisasi infrastuktur.
Modernisasi yang digulirkan oleh pos Indonesia saat ini pun mulai membuahkan hasil. Pos Indonesia tahun 2008 mengalami pertumbuhan 32% disbanding 2007. hal ini berarti pendapatan perusahaan mengalami peningkatan  seiring denga membaiknya situasi perekonomian di Indonesia.lomba-desainlogoptposindone
Menariknya meski pos Indonesia focus membangun industri perposan yang handal, mereka yetap memberikan komitmennya dalam pelaksanaan Public Services Obligation (PSO) dibidang perposan. Tak heran bila pemerintah juga tetapo mempercayakan berbagai aktivitas sepertu penyaluran Bantuan Langsung Tunai(BLT), Biaya Operasional Sekolah (BOS), konversi minyak tanah dengan gas elpiji, serta berbagai pengiriman bantuan bencana alam, maupun kiriman aneka perangkat Pemilihan Umum dipercayakan kepada pos Indonesia.
Pos Indonesia tebuka untuk bersinergi dengan perusahaan maupun instutsi lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik maupun mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan seluruh jaringan pelayanan yang dimiliki pos Indonesia. Dicontohkannya, sinergi antara PLN  dan pos Indonesia telah memungkinkan masyarakat dimanapun bisa membayar rekening listrik dikantor – kantor pos terdekat. Pos Indonesia semakin membuka luas bersinergi  dengan perusahaan – perusahaan dibidang pemanfaatan jaringan pos bagi kepentingan pelayanan public serta mengembangkan bisnis. Wujud sinergi dengan para BUMN  lainya telah meng-gandeng pos Indonesia adalah BRI, Bank Mandiri, Jamsostek, PT Garuda Indonesia, PT Kereta Api, DAMRI, PELNI, dan BUMN lainnya.
Itu pula yang mendorong  I Ketut Mardjana bersama segenap jajaran direksi lainnya bertekat untuk segerah mewujudkan pos Indonesia sebagai The Real Network Company di Indonesia.

JALUR DIPLOMASI KULTURAL

LAMBANGDua negar bertetangga, Indonesia dan Malaysia, kerap di terpa gejolak kedaulatan. Kasus terakhir adalah tindak tanduk armada perang Malaysia yang dinilai meyalahi aturan batas – batas Negara disekitar puau Ambalat.
Disamping saling kejar  dan usir antara armda parang Indonesia dan Malaysia, ketegangan juga memnuncak dan menjadi perdebatan elite politik. Seakan – akan gejolak kedaulatan Indonesia dan Malaysia itu hanya mampu diselesaikan lewat jalur diplomasi politik secara structural dan formal. Sementara jalan lain yakin  cultural cenderung diabaikan.
Diplomasi formal – structural sudah sering dilakukan. Kesepakatan MOU, dan segudang proposal perjanjian damai dibuat. Akan tetapi implementasinya tidak semulus seperti diatas meja runding dan sidang.
MALAYSIAGejolak kedaulatan tetap saja menjadi menu tahunan. Padahal Indonesia dan Malaysia tak Cuma bertetangga, namun sama – sama berpenduduk muslim. Tak lain, motif Malaysia yang dituding melakukan perongrongan kedaulatan adalah perluasan basis territorial dan pemburuan aset ekonomis. Motif – motif itu menjungkir balikan logika kesamaan cultural mulai, agama, social, budaya, etnis, bahasa, warna kulit, hingga kesamaan cara makan dan minum.
Melihat kesamaan – kesamaan itulah tampak slogan baru nasionalisme patut didengungkan, yaitu nasionalisme regional. Nasionalisme dalam bentuk ini diharapkan menjadi jalajn alternative melerai benturan kedaulatan antar keduanya.
Nasional regional yang penulis maksud tentu bukanlah berdiri diatas kekuasaan dan kedaulatan yang satu secar structural formal politik dalam sebuah bingkai kekuasaan kebangsaan, akan tetapi nasionalisne regional pada rana cultural dimana masing – masingnya memiliki kesadaran bersama untuk berbenah, bersatu dan saling memberi manfaat untuk kemajuan bersama  pula.
Penulis yakin pada dasarnya secara cultural keduanya tidak menginginkan gejolak kedaulatan. Konflik yang terjadi tidak lepas geliat elite – elite politik masing – masing Negara yang bisa jadi tudak sesuai dengan aspirasi warga negaranya. Parahnya lagi momentum – momentum  ketegangan itu hadir pada saat hajatan pesta demokrasi meyapa yang berpeluang dijadikan komoditas politik dan ajang kampanye.
Salah satu medan prospektif untuk membangun jalan diplomasi cultural dalam bingkai nasionalisme regional adalah pemanfaatan teknologi informasi  internet khususnya facebook. Fenomenalnya facebook ditandai dengan menjamurnya para pengunanya mulai dari ibu – ibu rumah tangga,  kalangan pelajar baik siswa maupun mahasiswa, profosional, guru, dosen, aktivis perdamaian, hingga politisi.
Dengan facebook, siapa pun bisa mengenal siapa saja, saling curhat, tukar pengalaman, mencari pekerjaan, promosi, produk komoditas, bahkan mencari jodoh. Bukan tidak mungkin jika silaturahmi social cultural antara pengguna facebook Indonesia dan Malaysia terjalin maka ketegangan politik antar kedua bisa mereda.

DARI LADY DI KE MANOHARA

manoharaKasus Manohara memanga fenomenal. Ketika seluruh umat Republik Indonesia sedang termeheh – mehek dwngan kampaye capres/cawapres, dia tetap bisa berkibar diperingkat teratas
media massa (khususnya infotainment). Tentu pula Republik Indonesia ikut bersyukur bersama Mama Daisy setalah Manohara berhasil dibebaskan secara dramatis dari sebuah hotel di Singapura
dan kembali dipangkuan ibu pertiwi. Sayang, begitu tiba di Indonesia, bukannya simpati dari seluruh bangsa yang berkembang, tetapi malah Manohara dan Mamanya membuat banyak musuh di negeri sendiri.
Para pembelanya, aktivis perempuan Ratna Sarumpaet dan pengecara OC Kaligis, mengundurkan diri dengan alasan Manohara tidak kooperatif. Dia sudah dijanjikan untuk pemeriksaan dokter oleh pengecara, dokter pun sudah siap,
Manohar dan Mamanya malah sibuk wawancara ke sana ke sini berbagi air mata.
Sebuah e-mail dari seorang staf KBRI di Singapura yang terjun langsung dalam proses pembebasan Manohara di Singapura masuk ke e-mail saya lewat sebuah milis. Isinya tentang bagaimana tim KBRI di Singapura bersama staf US
Embassy dan polisi singapura ikut mengevakuasi Manohara. Kontribusi KBRI yang paling vital adalah menerbitkan surat keterangan penggantian paspor untuk Manohara (yang tidak membawa paspor) dan tiket pesawat ke Jakarta – padahal
semua pesawat sudah penuh dan Manohara berdesak terus untuk segerah dipulangkan. Tanpa dua hal itu tidak mungkin Manohara keluar dari Singapura (walaupun dia juga warga negara Amerika Serikat).
Sebelumnya, KBRI malaysia juga membantah bahwa KBRI sama sekali tidak membantu Manohara dalam urusannya dengan Pangeran Kelantan, suami Manohara. Polda Metro Jaya juga komplain kepada media massa tentang kelakuan Mama Daisy dan Manohara yang tidak mau hadir saat di panggil (sampai dua kali panggilan) untuk memberi kesaksian tentang laporannya sendiri.
Terakhir, dokter ahli forensik yang sudah memeriksa Manohara, yang tadinya sudah memastikan adanya tindkan kekerasan, membuat wawancara sendiri dengan media untuk menyatakan bahwa dia hanya dapat memastikan adanya bekas – bekas luka  atau kena benda keras pada tubuh Manohara,tetapi tidak bisa menentukan apakah terjadi kekerasan atau tidak. Masih diperlukan penyelidikan polisi umtuk menentukan adanya pelanggaran hukum disini.
Namun, terlepas dari kontroversi kasus Manohara, saya ingin menganjak pembaca untuk membandingkannya dengan kasus Lady Diana.
Seperti Manohara, Lady DI  juga anak kebannyakannya. Dia menikah pada LadyDiusia 20 tahun, masih dalam usia remaja akhir, yang masih suka hura – hura, jauh dari adat keraton yang serba mengikat. Dapat di mengerti bahwa Lady Di juga shock ketika memasuki lingkungan Istana Buckingham. Dia sulit menyesuaikan diri dengan ibu mertuanya, Ratu Elizabeth, dan merasa terkekang oleh suaminya, Pangeran Charles, yang  tampan tapi kaku itu.
Singkatnya apa yang dialami Manohara dan Lady Di banyak kemiripannya. Keduanya berasal dari keluarga nonbangsawan, tiba – tiba dimasukan kedalam kalangan  kerajaan yang serba formal dan serba mengekang (banyak dayang – dayang dan pngawal, banyak peraturan, bahkan untuk difoto pun harus diatur senyumnya). Keduanya mengalami apa yang dalam ilmu – ilmu social disebut dengan kejutan budaya (culture shock). Lady Di yang masih doyan berenang memakai bikini dan bertualang naik gunung dan Manohara yang masih suka belanja – belanja  ke mall dan bercanda dengan teman  temannya  (sebagaiman semua remaja sedunia) tiba – tiba harus kehilangan semua itu. Gemilang harta dan kedudukan serta kekuasaan tidak dapat mengantikannya. Maka frustrasilah kedua putri itu.